![]() |
![]() |
![]() |
| Ditulis Oleh Otis Putra Begawan | |
| Seorang Pendeta duduk manis bersama seorang haji yang kedua-duanya akrab salaing tegur sapa dengan mesranya. Tiba-tiba pembicaraan mereka mengarah ke agama masing-masing… Percakapan mreka sebagai berikut …
Yesus mati Jam 3 kura ng seperempat
Seorang Pendeta duduk manis bersama seorang haji yang kedua-duanya akrab salaing tegur sapa dengan mesranya. Tiba-tiba pembicaraan mereka mengarah ke agama masing-masing… Percakapan mreka sebagai berikut …
Haji : Pak Pendeta Yesus mati jam berapa? Pendeta : Dengan mantapnya menjawab jam 3 pak…Demikian kata Firman Tuhan Haji : Salah Pak Peneta, Anda tidak melihat contoh yang diberikan Yesus… Pendeta : Contoh Gimana, jelas-jelas Alkitab mengatakan Yesus mati jam 3 dengan bangganya sang Pendeta mengutip bagian Alkitab LUK 23:44-46 Ketika itu hari sudah kira-kira jam dua belas, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga, sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua. Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tanganMu Kuserahkan nyawaKu.: Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawaNya. Haji : Salah Pendeta … Pendeta : Mulai curiga dan berkata jadi jam berapa? Haji : Jam 3 kurang seperempat Pendeta : Koq bisa? Haji : Jelas donk waktu YEsus mati di salib kan tanganNya menunjukkan jam 3 kurang seperempat coba kalau jam 3 pasti tangan sebelahnya keatas Pendeta : Waktu di Golgota Tuhan Yesus tidak sedang menunjukkan sandi mors, emange Pramuka? |



hahaha bisa aja…
“Selamat Paskah”
Oleh: *hari on 9 April 2009
at 4:23 am